-->

NASIONAL


PENDIDIKAN

Jumat, 29 Mei 2026

BRI Bekasi Siliwangi Hadirkan Kemeriahan di CFD Bareng BRImo

BEKASI - BRI terus memberikan manfaat kepada masyarakat dan nasabah. Salah satu bentuknya berupa kegiatan menarik di Car Free Day (CFD) bareng BRImo yang diadakan oleh BRI Kantor Cabang (KC) Bekasi Siliwangi 

BRI KC Bekasi Siliwangi menggelar CFD bareng BRImo dengan menghadirkan promo spesial. Adapun kegiatan ini dilaksanakan pada 24 Mei 2026 yang berlokasi di GOR Patriot Bekasi.

Pimpinan Cabang BRI Bekasi Siliwangi, Iqbal Perdana menjelaskan, adapun promo spesial yang bisa dinikmati mulai dari diskon dan cashback hingga Rp300 ribu untuk nasabah yang kurban. Lalu ada program berupa kartu debit exclusive FC Barcelona bagi nasabah yang melakukan top up atau setoran awal BRI tabungan minimal Rp1 juta dan hold dana selama 2 bulan.

Kemudian ada kesempatan spin the wheel dengan menunjukkan minimal 3 bukti transaksi finansial di BRImo bisa mendapatkan hadiah. Lalu juga ada free mini Medical Check Up, free goodie bag untuk 50 pasien medical check up pertama dan menunjukkan minimal 3 kali transaksi finansial di BRImo.

"Caranya mudah, hadiahnya berlimpah," ungkapnya.

Tak hanya itu, dalam kegiatan CFD kali ini juga dimeriahkan dengan beberapa acara menarik. Ada fun run bersama CFD Runners hingga Zumba dengan KLPI dan KORMI Kota Bekasi.

"Tak hanya dapat hadiah, disini masyarakat dan nasabah juga tetap diajak sehat oleh BRI," tegasnya.

Nasabah BRI KC Bekasi Siliwangi, Muhammad Amin mengaku senang sekali ikut dalam kemeriahan CFD kali ini. Sebagai nasabah BRI, ia mengaku sangat terbantukan dengan adanya aplikasi BRImo karena mudah, cepat dan aman. Tak hanya itu, lebih seru karena banyak sekali promo yang diberikan oleh BRI ke nasabah.

"Produk digital BRI lengkap, penggunaannya mudah dan tentunya sering banyak promo," tutup Amin.

Bupati ke Papua Bersama Gubernur, Pemkab Purwakarta Gelontorkan Rp75 Juta untuk Air Mancur Sri Baduga yang Sepi Pengunjung ?


Foto: Situasi di areal taman sri baduga / situ buleud

PURWAKARTA – Di tengah agenda dinas Bupati Purwakarta yang sedang mendampingi Gubernur ke Papua, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta tetap menggelontorkan anggaran puluhan juta rupiah untuk operasional ikon wisatanya. 

Melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), Pemkab mengalokasikan dana Belanja Jasa Penyelenggaraan Pertunjukan Air Mancur Sri Baduga dengan nilai Pagu dan HPS sebesar Rp75.000.000,00 (Tujuh Puluh Lima Juta Rupiah) dari APBD 2026.

​Namun, kebijakan penyerapan anggaran ini menuai pertanyaan di tengah masyarakat. Berdasarkan pantauan langsung awak media di area Situ Buleud, pertunjukan air mancur yang dulunya menjadi magnet wisata utama tersebut kini justru tampak sepi dan lengang dari kunjungan warga.

​Kontras antara besarnya anggaran yang dikeluarkan dengan realisasi antusiasme publik di lapangan memicu kritik dari sejumlah elemen masyarakat. 

Absensinya Bupati Purwakarta yang sedang berada di luar pulau dinilai momentum yang kurang pas di saat tata kelola destinasi wisata daerah sedang memerlukan evaluasi dan pengawasan langsung.

​"Sangat disayangkan, anggaran daerah puluhan juta keluar di saat kondisi di lapangan sepi peminat. Ditambah lagi, kepala daerah sedang tidak ada di tempat untuk melihat langsung urgensi efektivitas anggaran ini," ujar salah satu perwakilan warga di sekitar lokasi.

​Kondisi sepinya pengunjung ini dikhawatirkan membuat perputaran ekonomi para pelaku UMKM dan pedagang lokal di sekitar Situ Buleud yang menggantungkan pendapatan dari keramaian air mancur menjadi tidak optimal.

​Hingga berita ini diturunkan, pihak dinas terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai alasan penurunan drastis jumlah pengunjung, serta sejauh mana pengawasan dilakukan terhadap paket pengadaan penunjang pariwisata ini selama pimpinan daerah bertugas ke Papua.

Sampai narasi diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah kabupaten Purwakarta terkait penurunan pengunjung dan perginya bupati ke papua bersama gubernur. (Red)

Rumput Sintetis Alun-Alun Majalengka Rusak, Bupati Eman Langsung Turun Tangan

MAJALENGKA – Bupati Majalengka, Eman Suherman, mengaku prihatin melihat kondisi rumput sintetis di kawasan Alun-Alun Majalengka yang mulai mengalami kerusakan. Hal itu disampaikan saat kegiatan Geber Jumat, Jumat (29/5/2026).

Dalam peninjauannya bersama jajaran perangkat daerah, Bupati melihat langsung sejumlah bagian rumput sintetis yang tampak aus dan rusak akibat tingginya aktivitas masyarakat yang setiap hari memadati kawasan alun-alun.

Alun-Alun Majalengka merupakan salah satu ikon ruang publik dan pusat rekreasi gratis di jantung Kota Majalengka. Kawasan tersebut dibangun melalui program Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan selesai pada tahun 2021. Lokasinya berada tepat di depan Masjid Al-Imam Majalengka dan Pendopo Bupati Majalengka.

Setiap sore hingga malam hari, kawasan alun-alun selalu dipadati warga, baik masyarakat Majalengka maupun pengunjung dari luar daerah. Selain menjadi tempat bersantai bersama keluarga, area tersebut juga dimanfaatkan untuk olahraga, hiburan, hingga aktivitas berkumpul masyarakat.

Bupati Eman Suherman menegaskan, fasilitas publik yang telah dibangun harus dijaga bersama agar tetap nyaman dan dapat dinikmati masyarakat dalam jangka panjang.

“Kondisi rumput sintetis ini memang perlu segera mendapatkan perhatian. Saya sudah menginstruksikan dinas terkait agar segera melakukan perbaikan sehingga kenyamanan masyarakat tetap terjaga,” ujar Eman.

Ia juga mengajak masyarakat untuk memiliki rasa tanggung jawab dalam menjaga fasilitas umum di Kabupaten Majalengka.

“Kita semua punya tanggung jawab menjaga fasilitas publik ini. Jangan sampai cepat rusak karena kurangnya kepedulian. Alun-alun ini milik masyarakat, jadi harus dirawat bersama,” katanya.

Selain meminta percepatan perbaikan, Bupati juga menginstruksikan dinas terkait untuk meningkatkan pengawasan serta memberikan edukasi kepada pengunjung mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan fasilitas umum.

Sementara itu, Rina (32), salah seorang warga Majalengka, mengaku senang dengan keberadaan Alun-Alun Majalengka yang menjadi tempat favorit masyarakat untuk berlibur bersama keluarga.

“Kalau sore sering ke sini sama anak-anak karena tempatnya nyaman dan gratis. Mudah-mudahan rumputnya cepat diperbaiki supaya tetap bagus dan nyaman dipakai masyarakat,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Dedi (41), warga Kecamatan Cigasong. Ia berharap seluruh pengunjung turut menjaga fasilitas yang tersedia agar tetap awet dan nyaman digunakan bersama.

“Kalau fasilitas umum dijaga bersama pasti akan awet. Jangan sampai dirusak atau dipakai sembarangan,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Majalengka berharap keberadaan Alun-Alun Majalengka tetap menjadi ruang publik yang nyaman, aman, serta menjadi kebanggaan masyarakat Majalengka. (Ozan)

Darurat Obat Golongan G di Sumberjaya, Warga Desak Polisi Bertindak Tegas

Majalengka – Peredaran obat-obatan keras golongan G diduga semakin marak di wilayah Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka. Kondisi tersebut membuat masyarakat resah dan meminta aparat penegak hukum (APH) segera mengambil tindakan tegas guna memberantas peredaran obat ilegal yang dinilai dapat merusak generasi muda.

Salah satu lokasi yang disebut menjadi tempat maraknya peredaran obat golongan G berada di Desa Rancaputat, Kecamatan Sumberjaya. Obat-obatan tersebut diduga diperjualbelikan secara bebas tanpa izin resmi maupun pengawasan apoteker.

Seorang warga Desa Rancaputat yang enggan disebutkan namanya dan hanya memberikan inisial YT mengaku khawatir dengan semakin bebasnya peredaran obat-obatan tersebut, terutama di kalangan remaja dan anak di bawah umur.

“Kami berharap aparat penegak hukum segera memberantas peredaran obat-obatan terlarang yang dijual bebas kepada remaja dan anak di bawah umur,” ujar YT kepada awak media, Kamis (29/5/2026).

Menurutnya, keresahan masyarakat sebenarnya sudah berlangsung cukup lama. Warga berharap pihak kepolisian, baik dari tingkat Polsek maupun Polres Majalengka, dapat segera bertindak sebelum semakin banyak korban yang terdampak akibat penyalahgunaan obat-obatan tersebut.

“Masyarakat sudah lama resah. Kami meminta pihak kepolisian segera membasmi para pengedar obat-obatan terlarang sebelum memakan lebih banyak korban,” tambahnya.

Sementara itu, pihak yang diduga terlibat dalam peredaran obat-obatan tersebut belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media kepada terduga bandar berinisial NR juga belum mendapatkan respons hingga berita ini diterbitkan.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait mengenai dugaan peredaran obat golongan G di wilayah tersebut. (ROJAN)

Kamis, 28 Mei 2026

Maknai Idul Adha, DPD Golkar Gelar Kurban: Sekretaris Dias Rukmana Praja Tegaskan Bukan Sekadar Seremonial, Tapi Implementasi Kewajiban Berbagi


Foto: Sekretaris DPD Golkar Purwakarta Dias Rukmana Praja saat tinjau pemotongan 

​Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar menggelar kegiatan penyembelihan dan penyaluran hewan kurban dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha. Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini menjadi momentum penting bagi seluruh kader berlambang pohon beringin tersebut untuk mendekatkan diri kepada masyarakat melalui aksi sosial nyata.

​Sekretaris DPD Partai Golkar, Dias Rukmana Praja, menyampaikan bahwa esensi dari ibadah kurban yang dilakukan oleh keluarga besar Golkar tahun ini memiliki makna yang jauh lebih dalam dari sekadar rutinitas tahunan.

​"Kegiatan kurban yang dilakukan DPD Golkar ini bukan hanya sekadar seremonial belaka. Ini adalah bentuk implementasi nyata dari sebuah kewajiban untuk berbagi dengan sesama, terutama bagi mereka yang membutuhkan," ujar Dias Rukmana Praja di sela-sela peninjauan lokasi pemotongan hewan kurban.

​Dias menambahkan, Golkar berkomitmen untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, baik dalam momentum politik maupun kegiatan sosial kemasyarakatan. Menurutnya, nilai-nilai pengorbanan dan keikhlasan yang diajarkan dalam ibadah kurban harus diinternalisasi oleh seluruh kader dalam menjalankan tugas-tugas kepartaian demi kepentingan rakyat.

"Mengubah ritual keagamaan menjadi aksi nyata yang berdampak langsung pada kesejahteraan sosial masyarakat sekitar, Seluruh daging kurban didistribusikan secara langsung kepada masyarakat yang berhak, kaum dhuafa, serta warga di sekitar kantor DPD Golkar melalui sistem kupon guna menghindari kerumunan," ungkapnya

Lanjut dikatakan Dias, Hewan kurban yang dihimpun merupakan hasil gotong royong dan partisipasi aktif dari para pengurus, anggota legislatif, serta kader simpatisan Partai Golkar, melalui kegiatan ini, DPD Partai Golkar berharap dapat sedikit meringankan beban masyarakat sekaligus mempererat tali silaturahmi dan rasa kebersamaan antara partai dengan konstituennya.

​"Golkar ingin memastikan bahwa kebahagiaan hari raya ini dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Semangat berbagi inilah yang akan terus kami jaga dan rawat ke depannya," tutup Dias. (***)

INTERNASIONAL

RELIGI

SPORT

TNI POLRI


WISATA

© Copyright 2021 INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita | All Right Reserved