-->

NASIONAL


PENDIDIKAN

Jumat, 15 Mei 2026

Ibu Jadi TKW di Taiwan, Ayah Tega Cabuli Anak Kandung Berulang Kali!

LAMPUNG — Kasus dugaan kekerasan seksual sedarah (inses) mengguncang publik Provinsi Lampung. Seorang bocah perempuan berusia 10 tahun di Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, diduga menjadi korban pencabulan berulang kali oleh ayah kandungnya sendiri, NP.

Aksi bejat pelaku memanfaatkan kondisi rumah yang sepi. Ibu kandung korban diketahui sedang bekerja menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) di luar negeri.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tindakan menyimpang ini telah berlangsung sejak pertengahan Januari 2025. Kejadian terakhir dilaporkan terjadi pada Mei 2026.

Selama kurun waktu tersebut, korban hidup di bawah tekanan psikologis hebat dan ancaman pelaku. Selain kekerasan seksual, pihak keluarga mensinyalir korban kerap menerima kekerasan fisik.

Penderitaan korban terungkap setelah ia memberanikan diri menceritakan kejadian kelam itu kepada sang ibu melalui sambungan telepon. Geram dengan aksi pelaku, pihak keluarga langsung meminta bantuan hukum.

Didampingi tim hukum, keluarga resmi melaporkan kasus ini ke Mapolda Lampung pada Rabu, 13 Mei 2026. Laporan tercatat dengan nomor registrasi LP/B/358/V/2026/SPKT/POLDA LAMPUNG.

Perwakilan tim hukum wilayah Lampung, menegaskan komitmennya untuk mengawal ketat kasus ini. Saat ini, kondisi psikologis korban dilaporkan mengalami trauma mendalam.

"Kondisi psikologis anak saat kami dampingi sangat terpukul. Tangisnya pecah karena ketakutan luar biasa. Korban tegas menolak bertemu kembali dengan ayah kandungnya," ujar perwakilan tim hukum.

Pihaknya mendesak aparat penegak hukum bertindak cepat tanpa kompromi. "Ini kejahatan luar biasa terhadap anak di bawah umur. Kami menuntut keadilan maksimal agar pelaku dihukum seberat-beratnya," tegasnya.

Merespons laporan tersebut, pihak kepolisian memastikan berkas perkara langsung ditindaklanjuti secara serius oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Ditreskrimum Polda Lampung.

"Laporan resmi sudah kami terima pada Rabu kemarin. Saat ini tim penyidik tengah melakukan penyelidikan mendalam, mengumpulkan barang bukti, serta memeriksa saksi-saksi terkait," jelas pihak kepolisian.

Kepolisian memastikan penanganan kasus berjalan cepat, transparan, dan profesional guna menjamin hak perlindungan penuh bagi korban.

Hingga kini, polisi terus merampungkan bukti formil, termasuk hasil visum dan pemeriksaan psikologis. Langkah ini dilakukan untuk menjerat pelaku dengan sanksi pidana maksimal berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Anak.

Dituding Cari Sensasi, Ayu Aulia Klarifikasi Soal Skandal Bupati R yang Hamilinya

JAKARTA – Selebgram Ayu Aulia akhirnya buka suara dan menyampaikan permohonan maaf terbuka terkait kegaduhan isu "Bupati R" yang sempat viral di media sosial. Dalam konferensi pers yang digelar di kawasan Brawijaya, Jakarta Selatan, pada Kamis malam (14/5/2026), Ayu secara mengejutkan menarik kembali semua tuduhannya.

Didampingi tim kuasa hukumnya, Ayu Aulia menegaskan bahwa cerita mengenai dirinya yang dihamili hingga dipaksa melakukan aborsi oleh seorang pejabat daerah adalah tidak benar. 

Ia mengaku bahwa pernyataan kontroversial yang sempat diunggahnya beberapa hari lalu murni merupakan halusinasi.

"Kondisi saya saat itu sedang tidak stabil karena baru saja selesai menjalani operasi besar. Pengaruh obat bius dan obat-obatan medis membuat saya melantur," ujar Ayu Aulia di hadapan awak media.

Ayu juga secara khusus menyampaikan permohonan maaf kepada tokoh-tokoh publik yang namanya ikut terseret akibat spekulasi netizen, di antaranya mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Bupati Bintan Roby Kurniawan.

"Saya minta maaf kepada Bapak Ridwan Kamil, hai akang, saya minta maaf. Dan kepada Pak Roby Kurniawan beserta keluarga, saya juga memohon maaf yang sebesar-besarnya," ucapnya tersedu-sedu. 

Ia meminta warganet untuk berhenti mengaitkan para pejabat tersebut dengan masalah pribadinya.

Selain meluruskan isu jetset tersebut, Ayu Aulia juga membantah rumor yang menyebut rahimnya diangkat akibat komplikasi aborsi. 

Ia menjelaskan bahwa tindakan medis pengangkatan rahim tersebut murni karena penyakit tumor rahim dan adenomiosis yang sudah lama diidapnya.

Sementara itu, kuasa hukum Ayu Aulia, Herdiyan Saksono, menambahkan bahwa tumpukan masalah hidup dan beban psikologis akibat penyakit reproduksi tersebut memicu kliennya melakukan tindakan nekat di media sosial.

Meski telah meminta maaf, klarifikasi Ayu Aulia ini menuai reaksi beragam dari netizen. Pantauan di sejumlah platform digital menunjukkan banyak warganet yang menyayangkan aksi tersebut dan menilai hal ini hanya sekadar mencari sensasi (gimmick). 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Ridwan Kamil maupun Roby Kurniawan terkait pencatutan nama mereka. (RED)

REDAKSI BICARA : Drama Rp35 Miliar Guncang Purwakarta: Dari Koalisi Mesra Menjadi Perang Dingin Kekuasaan


OPINI - Publik Purwakarta hari ini tidak lagi disuguhi debat soal kesejahteraan rakyat atau perbaikan jalan, melainkan sebuah tontonan "perang dingin" yang kian memanas antara dua nakhoda daerah: Bupati vs Wakil Bupati.

Redaksi mencium aroma tidak sedap yang menjadi sumbu ledak perseteruan ini. Bukan soal beda visi membangun daerah, melainkan soal "Tagihan Pasca-Pesta". Dana kampanye fantastis senilai 35 Miliar Rupiah yang semula dianggap sebagai "tiket kemenangan", kini berubah menjadi "bom waktu" yang meledak di tengah masa jabatan.

Dari Koalisi Menuju Amunisi

​Kami melihat fenomena ini bukan sekadar ketidakharmonisan biasa, melainkan dampak dari politik berbiaya tinggi yang ugal-ugalan:

  • Dana 35 Miliar bukanlah angka yang kecil. Ketika "investor" politik mulai mengetuk pintu, sementara pembagian "kue" kekuasaan tidak sesuai kesepakatan awal, maka pecahlah kongsi.

  • ​Yang satu merasa sebagai pemegang komando tertinggi, yang lain merasa sebagai penyumbang "modal" terbesar. Ego sektoral ini diperparah dengan saling kunci kebijakan yang membuat birokrasi di Purwakarta layaknya medan perang gerilya.

  • ​Ironisnya, di tengah adu urat syaraf soal dana kampanye ini, aspirasi warga hanya menjadi latar belakang yang buram. Pimpinan sibuk menghitung sisa hutang, rakyat sibuk menghitung lubang di jalanan.

​Redaksi memperingatkan bahwa "peperangan" ini akan membawa dampak sistemik

. ​Lumpuhnya Koordinasi: Bagaimana mungkin pembangunan berjalan jika Bupati ke Utara dan Wakil Bupati ke Selatan?

. ​Transaksionalitas Kebijakan: Ada kekhawatiran besar bahwa kebijakan publik ke depan hanya akan digunakan sebagai alat untuk memulihkan "kocek" yang terkuras 35 Miliar tersebut.

. ​Krisis Kepercayaan: Purwakarta yang dikenal istimewa kini terancam dikenal sebagai daerah dengan "Manajemen Hutang Politik" terburuk.

"Kepemimpinan yang lahir dari kalkulator dagang, hanya akan menghasilkan kebijakan yang penuh dengan perhitungan untung rugi pribadi, bukan kesejahteraan abadi."

Redaksi mendesak kedua pemimpin untuk segera menyelesaikan "urusan dapur" mereka tanpa mengorbankan kepentingan publik. Rakyat Purwakarta memilih pemimpin untuk bekerja, bukan untuk menonton drama penagihan hutang di kantor pemerintahan.

Salam Waras

PIMPINAN REDAKSI 

PT Arami Jaya Terbakar: 350 Motor Karyawan Hangus, Siapa yang Ganti Rugi?

PURWOREJO – Kebakaran hebat melanda area gedung parkir karyawan pabrik ban PT Arami Jaya di Jalan Daendels, Desa Harjobinangun, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah pada Kamis pagi (14/5/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Insiden ini mengakibatkan ratusan sepeda motor milik karyawan hangus terbakar hingga menyisakan rangka.

Kebakaran yang terjadi di lantai dua gedung parkir tersebut berlangsung saat aktivitas pabrik tengah berjalan, bertepatan dengan momen pergantian shift kerja. Posisi kendaraan yang diparkir sangat rapat membuat kobaran api dengan cepat merembet dan melahap sekitar 200 hingga 350 unit sepeda motor. 

Meski tidak ada korban jiwa, dilaporkan sedikitnya dua orang karyawan mengalami luka bakar di bagian tangan serta sesak napas, dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Pasca-insiden, persoalan mengenai ganti rugi kendaraan karyawan yang terbakar mulai mencuat ke publik. Secara hukum dan aturan ketenagakerjaan di Indonesia, pihak manajemen PT Arami Jaya berpotensi ikut bertanggung jawab, namun kepastiannya masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polri.

Pakar hukum menyebutkan bahwa jika hasil investigasi membuktikan adanya unsur kelalaian dari fasilitas pabrik seperti korsleting instalasi listrik gedung atau tidak berfungsinya sistem proteksi kebakaran perusahaan dapat dinyatakan melakukan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) sesuai Pasal 1365 KUH Perdata. Jika terbukti, perusahaan wajib mengganti kerugian materiil karyawan secara penuh.

Sebaliknya, apabila kebakaran dipicu oleh faktor eksternal atau keadaan memaksa (force majeure), perusahaan secara hukum tidak diwajibkan menanggung seluruh kerugian. Kendati demikian, merujuk pada yurisprudensi Putusan 

Mahkamah Agung Nomor 1966/K/Pdt/2005, penyedia tempat kerja yang menyediakan fasilitas parkir internal memiliki kewajiban melekat untuk menjaga keamanan di lingkungan tersebut.

Terkait dengan karyawan yang menjadi korban luka, PT Arami Jaya bertanggung jawab penuh atas seluruh biaya pengobatan sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) BPJS Ketenagakerjaan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memastikan penyebab utama kebakaran. 

Di sisi lain, serikat pekerja berharap manajemen perusahaan dapat mengambil jalur kebijakan internal atau memberikan dana kompensasi atas dasar itikad baik demi menjaga keharmonisan hubungan kerja. (RED)

Kejutan Deschamps! Skuad Resmi Prancis Dirilis, Posisi Kiper Bikin Pengamat Melongo

INFONAS — Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, resmi mengumumkan daftar 26 pemain yang akan dibawa ke ajang FIFA World Cup 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Namun, di balik megahnya komposisi skuad Les Bleus, keputusan di posisi penjaga gawang justru menjadi sorotan utama para pengamat sepak bola dunia.

Pengumuman skuad yang disiarkan langsung melalui stasiun televisi TF1 pada Kamis malam, 14 Mei 2026 waktu setempat, menghadirkan sejumlah nama yang sudah diprediksi sebelumnya. 

Meski demikian, perhatian publik langsung tertuju pada keputusan Deschamps yang memasukkan kiper muda minim pengalaman internasional untuk melengkapi trio penjaga gawang Prancis bersama Mike Maignan dan Brice Samba.

Pilihan mengejutkan itu jatuh kepada Robin Risser, penjaga gawang muda yang tampil impresif bersama Lens sepanjang musim domestik. Kehadirannya dinilai sebagai langkah berani karena Deschamps mengesampingkan nama berpengalaman seperti Alphonse Areola.

Sejumlah pengamat menilai keputusan tersebut mengandung risiko besar mengingat atmosfer Piala Dunia menuntut kesiapan mental tinggi, khususnya bagi pemain yang belum banyak merasakan tekanan pertandingan level internasional. Namun di sisi lain, keputusan itu juga dipandang sebagai bagian dari proses regenerasi skuad Prancis menuju era baru.

Terlepas dari polemik di sektor penjaga gawang, kekuatan Timnas Prancis di lini tengah dan lini serang tetap menjadi salah satu yang paling menakutkan di dunia. Kapten tim, Kylian Mbappé, dipastikan memimpin lini depan Les Bleus meski sebelumnya sempat dibayangi cedera hamstring.

Prancis juga diperkuat sederet pemain bertalenta seperti Ousmane Dembélé, Rayan Cherki, Michael Olise, hingga wonderkid Désiré Doué. Kehadiran mereka membuat Prancis difavoritkan melangkah jauh di turnamen tersebut.

Dalam fase grup, Prancis tergabung di Grup I bersama Senegal, Irak, dan Norwegia. Laga pembuka Les Bleus dijadwalkan berlangsung di New York melawan Senegal pada 16 Juni 2026 mendatang.

Turnamen kali ini juga diprediksi menjadi penampilan terakhir Deschamps bersama Timnas Prancis sebelum tongkat estafet kepelatihan dikabarkan akan beralih kepada legenda sepak bola Prancis, Zinedine Zidane.

Menanggapi komposisi skuad pilihannya, Deschamps menegaskan seluruh keputusan yang diambil murni berdasarkan kebutuhan taktis dan performa terbaru para pemain.

Per Jumat, 15 Mei 2026, para pemain yang merumput di berbagai liga top Eropa dijadwalkan mulai berkumpul di pusat pelatihan Clairefontaine guna menjalani pemusatan latihan intensif sebelum bertolak ke Amerika Utara untuk menghadapi Piala Dunia 2026. (RED)

INTERNASIONAL

RELIGI

SPORT

TNI POLRI


WISATA

© Copyright 2021 INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita | All Right Reserved