-->

NASIONAL


PENDIDIKAN

Selasa, 05 Mei 2026

Muscab APEKKASI Sekda kab Sukabumi " Wadah Komonikasi Dan Sinergi Untuk Memajukan Daerah "

 

Infonas.Id | Sukabumi,-Asosiasi Perangkat Kecamatan se Kabupaten Sukabumi (Apekkasi) menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) di Saung Hegar Rizky, Selasa, 5Mei 2026. Kegiatan dalam rangka pemilihan ketua Apekkasi masa bakti 2026-2029 ini, dibuka langsung Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman.

Dalam kesempatan tersebut H. Ade mengatakan, organisasi ini menjadi wadah para camat untuk berdiskusi dan bersilaturahmi. Terutama dalam memajukan daerahnya masing-masing.
"Komunikasi dan kolaborasi sangat diperlukan. Jadikan organisasi ini sebagai wadah untuk membangun daerah bersama-sama," ujarnya.
Dalam muscab ini, Sekda berpesan agar memilih ketua terbaik. Terutama yang dapat menjadi jembatan dan mengayomi para camat.
"Silahkan pilih yang terbaik berdasarkan bapak/ibu. Terutama yang dituakan oleh para camat dan komunikasinya bisa lancar dan mengayomi," ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, sekda pun memuji para camat. Terutama atas kinerjanya di wilayah selama ini
"Saya banyak berterima kasih kepada para camat. Para camat ini kepanjangan pak bupati di wilayah
Telah banyak membantu," pungkasnya. ( Adv )

Camat Caringin Terpilih Jadi Ketua APEKKASI Bupati Sukabumi " Jaga Kekompakan Dalam Pembangunan Dan pelayanan"

 

Infonas.Id | Sukabumi,-Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengukuhkan jajaran pengurus Asosiasi Perangkat Kecamatan se Kabupaten Sukabumi (Apekkasi) masa bakti 2026-2029 di Saung Hegar Rizky, Selasa, 5 Mei 2026. Pengukuhan tersebut dilakukan pasca terpilihnya Camat Caringin Ridwan Agus Mulyawan sebagai Ketua Apekkasi.

Ridwan Agus Mulyawan sendiri, terpilih secara aklamasi dalam musyawarah Apekkasi yang digelar di Saung Hegar Rizky, Selasa pagi, 5 Mei 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengatakan, Apekkasi ini merupakan wadah para camat untuk berkolaborasi. Terutama dalam membangun setiap wilayahnya masing-masing.
"Di dalam organisasi ini, para camat bisa berdiskusi, berkolaborasi, dan bekerjasama dalam memajukan wilayahnya masing-masing," ujarnya.
Menurut bupati, kekompakan semua pihak sangat diperlukan dalam membangun Kabupaten Sukabumi. Termasuk para camat yang menjadi ujung tombak di wilayah.
"Kita harus kompak dan solid dalam membangun Kabupaten Sukabumi," ucapnya.
Selain itu, harus diingat pula terkait tugas ASN. Salah satunya ialah melayani masyarakat.
"Sebagai ASN kita harus bisa melayani masyarakat. Sebagai ASN kita harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Mari kita berkolaborasi untuk mewujudkan itu semua," ajaknya
Sementara itu, Ketua Apekkasi Ridwan Agus Mulyawan berkomitmen untuk membesarkan organisasi tersebut melalui berbagai program. Termasuk mengedapankan kolaborasi dengan berbagai pihak.
Ke depan, mohon arahan dan bimbingan. Kami siap berkolaborasi dalam memajukan wilayah," pungkasnya. ( ADV )

Detik-Detik Waketum PSI Bro Ron Dianiaya, Aksi Brutal Berakhir di Tangan Polisi



JAKARTA — Wakil Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ronald A. Sinaga atau yang dikenal sebagai Bro Ron, menjadi korban aksi pemukulan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Polisi telah mengamankan dua orang terduga pelaku terkait insiden tersebut.

Peristiwa pemukulan itu menjadi perhatian publik setelah video kejadian viral di media sosial pada Selasa (5/5/2026). Rekaman tersebut pertama kali diunggah oleh Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, melalui akun Instagram resminya.

Dalam video yang beredar, terlihat seorang pria mengenakan baju krem mendekati dan mencoba mengajak berbicara Bro Ron. Namun, Bro Ron tampak menghindari interaksi tersebut.

Situasi kemudian memanas ketika seorang pria lain yang mengenakan pakaian hitam tiba-tiba melayangkan pukulan ke arah wajah Bro Ron. Pria berbaju krem itu pun turut menghampiri, seolah ikut dalam upaya penyerangan.

Beruntung, sejumlah orang yang berada di lokasi segera bertindak dan melerai ketiga pria tersebut, sehingga insiden tidak berlanjut lebih jauh.

Pihak kepolisian bergerak cepat dengan mengamankan dua pelaku yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyatakan bahwa kedua pelaku saat ini tengah menjalani pemeriksaan intensif.

“Kami sudah mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam peristiwa pemukulan tersebut. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan untuk mendalami motif dan peran masing-masing pelaku,” ujar Susatyo dalam keterangannya.

Ia menambahkan, pihak kepolisian juga tengah mengumpulkan sejumlah barang bukti, termasuk rekaman video yang beredar di media sosial serta keterangan para saksi di lokasi kejadian.

“Kasus ini akan kami proses sesuai hukum yang berlaku. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi,” tegasnya.

Hingga kini, polisi masih terus mendalami latar belakang kejadian guna memastikan apakah terdapat unsur perencanaan atau motif tertentu di balik aksi kekerasan tersebut. (Red)

Bongkar Praktik Gelap Dishub: Razia Ilegal Setahun, 5 ASN Terancam Dipecat



PALEMBANG — Pemerintah Kota Palembang mengambil langkah tegas terhadap aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Dinas Perhubungan (Dishub) yang terlibat dalam praktik razia ilegal di jalan raya.

Sebanyak lima ASN direkomendasikan untuk diberhentikan tidak dengan hormat setelah terbukti menjadi pelaku utama dalam kegiatan penertiban tanpa dasar hukum yang sah. 

Selain itu, 14 pegawai lainnya dijatuhi sanksi administratif, mulai dari mutasi hingga penurunan pangkat.

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan mentoleransi pelanggaran prosedur oleh aparat di lapangan.

“Kami tidak akan membiarkan praktik yang mencoreng nama baik pemerintah. Semua harus sesuai aturan,” tegasnya.

Kasus ini mencuat setelah adanya laporan masyarakat terkait aktivitas razia kendaraan yang dilakukan tanpa surat perintah resmi. Dalam praktiknya, oknum petugas diduga melakukan pungutan liar (pungli) terhadap sopir angkutan barang.

Hasil pemeriksaan internal mengungkap bahwa praktik tersebut tidak bersifat insidental, melainkan diduga telah berlangsung dalam kurun waktu cukup lama, bahkan hingga sekitar satu tahun.

Tak hanya itu, aktivitas razia ilegal tersebut juga disebut-sebut memicu kecelakaan beruntun di jalan, sehingga memperparah dampak yang ditimbulkan.

Pemerintah Kota Palembang melalui Inspektorat dan Badan Kepegawaian telah melakukan sidang disiplin terhadap para ASN yang terlibat. 

Hasilnya, sanksi berat dijatuhkan kepada pelaku utama, sementara lainnya menerima hukuman sesuai tingkat keterlibatan.

Meski demikian, keputusan pemberhentian masih menunggu penetapan resmi dari Wali Kota Palembang selaku pejabat pembina kepegawaian.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena dinilai mencerminkan lemahnya pengawasan internal serta membuka celah praktik penyalahgunaan wewenang di lapangan. (Red)

Pasca Tragedi Bekasi, KA Argo Bromo Anggrek Resmi Berganti Nama Jadi KA Anggrek



BEKASI — Pasca insiden tabrakan maut di kawasan Bekasi Timur, PT Kereta Api Indonesia (KAI) melakukan langkah strategis dengan mengganti nama layanan unggulan KA Argo Bromo Anggrek menjadi KA Anggrek, efektif mulai 9 Mei 2026.

Perubahan nama ini muncul hanya beberapa hari setelah kecelakaan serius yang melibatkan rangkaian KA tersebut di wilayah Bekasi Timur pada 27 April 2026. 

Insiden tersebut menimbulkan korban jiwa dan luka, serta menjadi sorotan publik terhadap aspek keselamatan transportasi rel.

“Perubahan ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam menyederhanakan nama layanan agar lebih mudah dikenali masyarakat,” ujar perwakilan KAI dalam keterangan resminya.

KAI juga memastikan bahwa perubahan nama tidak berdampak pada jadwal perjalanan, rute, maupun layanan kepada penumpang. Tiket yang telah dibeli dengan nama lama tetap berlaku tanpa perlu penyesuaian.

Namun di sisi lain, sejumlah pengamat transportasi menilai bahwa langkah rebranding pasca insiden besar kerap dilakukan sebagai bagian dari manajemen krisis, terutama untuk menjaga kepercayaan publik.

Hingga kini, investigasi atas penyebab kecelakaan di Bekasi Timur masih terus berjalan, sementara desakan evaluasi sistem keselamatan perkeretaapian kembali menguat.

Perubahan nama dari KA Argo Bromo Anggrek menjadi KA Anggrek menjadi babak baru bagi layanan kereta premium tersebut. Namun bagi sebagian masyarakat, ingatan atas tragedi Bekasi masih membekas dan menjadi pengingat pentingnya keselamatan sebagai prioritas utama. (Red)

INTERNASIONAL

RELIGI

SPORT

TNI POLRI


WISATA

© Copyright 2021 INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita | All Right Reserved