-->

NASIONAL


PENDIDIKAN

Jumat, 10 April 2026

DPR RI Dukung Penuh Pembangunan Gedung Fakultas Kedokteran di UIN Sunan Gunung Djati Bandung



KOTA BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghadiri Dies Natalis ke-58 UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang digelar di Aula Anwar Musaddad, Rabu (8/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, KDM menegaskan komitmennya untuk mendukung pengembangan perguruan tinggi di Jawa Barat, termasuk rencana pembangunan Fakultas Kedokteran di UIN Bandung.

Ia menyatakan kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk membantu pembangunan fasilitas pendidikan, dengan catatan adanya timbal balik nyata bagi masyarakat, khususnya dalam membuka akses pendidikan kedokteran bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu di Jawa Barat.

“Saya siap membantu pembangunan, tetapi harus ada keberpihakan. Anak-anak Jawa Barat, terutama dari keluarga tidak mampu, harus bisa mengenyam pendidikan kedokteran secara gratis di sini,” tegasnya.

Gubernur yang kerap disapa Bapak Aing itu pun meminta restu dan dukungan dari KH Maman Imanulhaq serta Komisi VIII DPR RI sebagai mitra Kementerian Agama yang membawahi pengelolaan UIN Sunan Gunung Djati Bandung. 

Menurutnya, alokasi anggaran daerah harus difokuskan pada program-program yang berdampak langsung terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas.

Saya berharap dukungan dari Kang Maman dan seluruhnya terutama Komisi VIII DPR RI agar rencana tersebut dapat terwujud,” kata Dedi Mulyadi.

Menanggapi rencana tersebut, Anggota Komisi VIII DPR RI, KH Maman Imanulhaq, menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan Fakultas Kedokteran di UIN Bandung. 

Ia pun memberikan apresiasi Pemprov Jawa Barat yang serius meningkatkan kualitas SDM dan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat Jawa Barat melalui pembangunan kampus dan sekolah.

“Kami di Komisi VIII DPR RI tentu mendukung penuh upaya penguatan perguruan tinggi keagamaan, termasuk rencana pendirian Fakultas Kedokteran di UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Ini adalah langkah strategis untuk memperluas akses pendidikan kesehatan yang berkualitas, khususnya bagi masyarakat Jawa Barat,” ujarnya.

Kiai Maman juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan DPR RI agar rencana tersebut dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

“Kolaborasi ini harus kita jaga. Dengan dukungan semua pihak, saya optimistis rencana ini bisa terwujud dan menjadi bagian dari peningkatan kualitas SDM serta layanan kesehatan di Jawa Barat,” tambahnya.

Sementara itu, Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Rosihon Anwar, menyampaikan bahwa pihak kampus tengah mempersiapkan pendirian Fakultas Kedokteran yang akan berlokasi di Kampus 2, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung. Ia menambahkan bahwa masih tersedia lahan yang cukup untuk mendukung pengembangan tersebut.

“Kita akan terus melakukan pengembangan, salah satunya membuka Fakultas Kedokteran. Ada lahan masih kosong di Kampus 2 UIN,” katanya. (Vicky)

Kamis, 09 April 2026

Sinergi YBGS dan RS Indosehat Selamatkan Persalinan Ibu Tika, Bayi Lahir Sehat



SUBANG – Kebahagiaan menyelimuti keluarga Ibu Tika, warga Kampung Sukagenah, Desa Kadawung, Kecamatan Pabuaran, setelah berhasil menjalani persalinan caesar dengan lancar di RS Indosehat Cipeundeuy, Senin (9/4/2026).

Melalui pendampingan Yayasan Badega Garuda Sakti (YBGS), proses persalinan berlangsung aman dan sukses, dengan kelahiran seorang bayi perempuan dalam kondisi sehat. Penanganan medis dilakukan oleh dr. Fendy Kusumohadi, Sp.OG, yang dinilai profesional, cepat, dan memberikan rasa tenang bagi keluarga pasien.

Suami pasien, Bapak Kosim, mengungkapkan rasa syukur sekaligus apresiasinya atas pelayanan yang diberikan. 

“Kami sangat bersyukur. Terima kasih kepada dr. Fendy dan seluruh tim medis RS Indosehat yang telah menangani istri saya dengan sangat baik, cermat, dan penuh perhatian. Pelayanan yang kami terima sangat memuaskan,” ujarnya. 

Hal senada disampaikan Ibu Ernita Simbolon dari Bidang Kesehatan YBGS yang mengapresiasi sinergi dengan pihak rumah sakit. Ia menegaskan komitmen YBGS untuk terus hadir membantu masyarakat. 

Sementara itu, perwakilan RS Indosehat, Bidan Marsya, menyatakan bahwa pelayanan optimal tanpa diskriminasi merupakan prinsip utama pihaknya, sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan lembaga sosial. 

Ketua Badega Garuda Sakti, Murfito Adi, turut menyampaikan apresiasi kepada Bidang Kesehatan yang dinilai sigap dan konsisten membantu warga, sebagai wujud nyata pelayanan kemanusiaan di tengah masyarakat. (WANDI)

Baru 3 Bulan Diperbaiki, Jalan Poros Gandu–Sinarjati Rusak Parah, Warga Geram



Majalengka – Warga Desa Gandu, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Majalengka, mengaku geram terhadap kondisi jalan poros Gandu–Sinarjati yang baru saja diperbaiki namun sudah kembali rusak dalam waktu singkat.

Proyek pemeliharaan jalan tersebut diketahui menelan anggaran sebesar Rp289 juta dan dikerjakan oleh CV Dharma Jaya. Namun, hasil pekerjaan diduga tidak sesuai spesifikasi teknis, sehingga kualitas jalan dinilai buruk oleh masyarakat.

Seorang warga berinisial Y mengungkapkan kekecewaannya kepada awak media melalui pesan WhatsApp. Kamis (09 April 2026)

Ia menyebutkan bahwa jalan tersebut baru selesai diperbaiki sekitar tiga bulan lalu, namun kini sudah mengalami kerusakan cukup parah.

“Tolong konfirmasi ke pengusaha yang mengerjakan jalan poros desa. Baru selesai tiga bulan, sekarang sudah hancur lagi,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kerusakan yang terjadi berupa jalan berlubang dan permukaan yang pecah-pecah, sehingga mengganggu aktivitas warga.

“Saya jelas kecewa. Dengan anggaran sebesar itu, masa baru beberapa bulan sudah rusak? Pengusaha harus bertanggung jawab dan segera memperbaiki kembali,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, pelaksana proyek bernama Ivan saat dikonfirmasi melalui WhatsApp menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan perbaikan sebanyak dua kali dan proyek tersebut masih dalam masa pemeliharaan.

“Itu sudah diperbaiki dua kali, dan masih dalam masa pemeliharaan. Akan segera kami perbaiki lagi,” ujarnya singkat.

Meski demikian, warga berharap perbaikan yang dilakukan tidak sekadar tambal sulam, melainkan dilakukan secara menyeluruh sesuai standar teknis agar jalan dapat bertahan lebih lama. (RYAN)

Selasa, 07 April 2026

Hadiri Muscab PKB Subang dan Majalengka, KH Maman Imanulhaq: Muscab PKB Jadi Momentum Syukur, Konsolidasi, dan Penguatan Kader



Subang — Wakil Sekretaris DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Dr. KH. Maman Imanulhaq, Minggu (5/3/2026), menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PKB Kabupaten Subang dan Kabupaten Majalengka.

Kiai Maman, begitu ia akrab disapa, menegaskan bahwa Muscab merupakan momentum penting untuk memperkuat rasa syukur, komitmen, dan konsolidasi kader dalam mengabdi kepada masyarakat.

Menurutnya, kekuatan PKB terletak pada soliditas kader serta konsistensinya dalam memperjuangkan nilai-nilai keislaman Ahlussunah wal Jamaah yang moderat dan berorientasi pada kemaslahatan umat. 

Kiai Maman yang hadir pagi tadi ke Muscab DPC PKB Kabupaten Subang dan Muscab DPC PKB Kabupaten Majalengka pada malam harinya ingin menegaskan bawah kehadirannya menjadi bagian dari upaya penguatan struktur dan arah perjuangan partai dari tingkat pusat hingga daerah.

Dalam forum Muscab DPC PKB Subang, Anggota Komisi VIII DPR RI itu menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus serta kader PKB Subang yang telah berjuang bersama dan mengantarkannya menjadi anggota DPR RI selama tiga periode. 

Ia menilai, dukungan dan militansi kader menjadi kekuatan utama dalam menjaga eksistensi dan perjuangan PKB di tengah masyarakat.

Ia juga menegaskan pentingnya rasa syukur bagi setiap kader PKB sebagai bagian dari partai yang istiqomah memperjuangkan Islam Ahlussunah wal Jamaah, menghadirkan kemaslahatan bagi rakyat, serta membuka ruang bagi generasi muda untuk menyuarakan keadilan dan kesejahteraan. 

Rasa syukur tersebut, menurutnya, harus diwujudkan dalam kerja nyata, pengabdian, dan komitmen menjaga nilai-nilai perjuangan partai.

“Saya mengucapkan selamat atas terselenggaranya Muscab PKB Subang. Ini adalah momentum penting untuk memperkuat barisan, menjaga kekompakan kader, dan memastikan PKB terus hadir sebagai solusi bagi masyarakat,” ujar Kiai Maman.

Ia menambahkan, kepengurusan yang terbentuk harus mampu bekerja secara solid, progresif, dan responsif terhadap berbagai persoalan masyarakat, serta menjadikan PKB sebagai rumah besar perjuangan umat.

Pada malam harinya, Kiai Maman melanjutkan agenda dengan menghadiri Muscab DPC PKB Majalengka. Dalam kesempatan tersebut, ia kembali menegaskan pentingnya kesinambungan gerakan politik PKB yang berbasis pada kekuatan sosial dan kultural masyarakat.

“Muscab Majalengka harus melahirkan kepemimpinan yang kuat, solid, dan mampu membangun kedekatan dengan masyarakat. PKB tidak boleh jauh dari rakyat, justru harus menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh kader PKB di Majalengka atas terselenggaranya Muscab dengan baik dan penuh semangat kebersamaan.

“Saya mengucapkan selamat dan sukses atas pelaksanaan Muscab PKB Majalengka. Semoga melahirkan kepengurusan yang amanah, visioner, dan mampu membawa PKB semakin kuat serta memberikan kontribusi nyata bagi daerah,” ungkapnya.

Turut hadir dalam kedua kegiatan tersebut Ketua DPW PKB Jawa Barat Syaiful Huda beserta jajaran pengurus wilayah, juga tentunya Ketua DPC PKB Subang Zaenal Mutakin beserta jajarannya dan Ketua DPC PKB Majalengka Juhana Zulfan beserta jajaran. 

Kehadiran para pimpinan partai ini memperkuat koordinasi dan sinergi organisasi dalam menghadapi tantangan politik ke depan.

Muscab DPC PKB Subang dan Majalengka diharapkan menjadi momentum strategis dalam memperkuat organisasi, meningkatkan kapasitas kader, serta mempertegas peran PKB dalam mengawal kepentingan umat, bangsa, dan negara. (Vicky)

Sambangi Ponpes Al Mizan Jatiwangi, Gus Irfan Pastikan Penyelenggaraan Haji Sesuai Rencana



MAJALENGKA - Pemerintah memastikan bahwa penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 tetap berjalan sesuai rencana. Hal itu ditegaskan oleh Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf usai Bimbingan Manasik Haji Kabupaten Majalengka di Pondok Pesantren Al Mizan Jatiwangi, Senin (6/3).

Menteri haji pertama ini menyebut, pemerintah berkomitmen untuk menjamin keamanan dan keselamatan seluruh jemaah Indonesia sejak keberangkatan hingga kembali ke tanah air. 

Pemerintah pun terus melakukan koordinasi secara intensif dengan berbagai pihak. Komunikasi aktif dijalin dengan Pemerintah Arab Saudi, Kementerian Luar Negeri, KBRI di Arab Saudi, serta seluruh unsur panitia penyelenggara haji.

“Koordinasi ini terus kita jaga agar setiap perkembangan bisa segera direspons. Semua pihak bergerak bersama untuk memastikan penyelenggaraan haji berjalan aman dan lancar,” ujarnya.

Menurutnya, hingga saat ini Pemerintah Arab Saudi masih memberikan sinyal positif terhadap pelaksanaan haji tahun ini. Karena itu, seluruh tahapan persiapan tetap berjalan normal tanpa hambatan berarti.

“Alhamdulillah, sampai hari ini situasinya masih kondusif. Kita mendapat kepastian bahwa pelaksanaan haji tetap berjalan, dan keselamatan jemaah menjadi prioritas utama,” ungkapnya.

Sebagai langkah antisipatif, pemerintah juga telah menyiapkan sejumlah skenario, mulai dari rencana utama hingga alternatif. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan situasi di lapangan.

“Kita tidak hanya menyiapkan satu rencana, tapi beberapa opsi sekaligus. Semua sudah dikoordinasikan dengan Komisi VIII DPR RI agar pelaksanaannya tetap terkendali dalam berbagai kondisi,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Anggota Komisi VIII DPR RI, KH. Maman Imanulhaq, menegaskan bahwa DPR akan terus mengawal proses penyelenggaraan haji agar berjalan optimal, terutama dalam aspek pelayanan dan perlindungan jemaah.

“Kami memastikan bahwa negara hadir dalam setiap tahapan haji. Pengawasan terus dilakukan agar jemaah mendapatkan pelayanan terbaik dan bisa beribadah dengan tenang,” tegasnya.

Kiai Maman yang juga pengasuh Ponpes Al Mizan Jatiwangi ini pun mengingatkan para calon jemaah untuk mempersiapkan diri dengan baik, baik secara fisik maupun mental, serta mengikuti manasik haji dengan sungguh-sungguh.

Sementara itu, Bupati Majalengka Eman Suherman menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya pemerintah pusat dalam menjamin kelancaran ibadah haji. Pemerintah daerah, kata dia, siap berperan aktif dalam mendampingi dan mempersiapkan jemaah sejak dari daerah.

“Kami berharap seluruh jemaah haji asal Majalengka dapat menjalankan ibadah dengan lancar, sehat, dan kembali dengan predikat haji mabrur,” ujarnya.

Untuk kuota, pemerintah memastikan tidak ada perubahan. Jumlah jemaah haji Indonesia tahun 2026 tetap sebanyak 221.000 orang, sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. (Vicky)

INTERNASIONAL

RELIGI

SPORT

TNI POLRI


WISATA

© Copyright 2021 INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita | All Right Reserved