PURWAKARTA – PURWAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta resmi mengalokasikan dana stimulan sebesar Rp25 juta untuk menghidupkan kembali kawasan Kuliner Purnawarman. Anggaran tersebut difokuskan pada pengadaan panggung hiburan sebagai upaya menarik minat masyarakat agar kembali memadati pusat jajanan tersebut.
Kebijakan ini menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pelaku UMKM lokal yang menggantungkan usaha mereka di kawasan Purnawarman. Meski demikian, langkah tersebut juga memicu diskusi di kalangan pedagang terkait efektivitasnya dalam mendorong keberlangsungan usaha secara jangka panjang.
Pemkab Purwakarta menilai kehadiran panggung hiburan dapat menjadi daya tarik baru bagi masyarakat. Dengan anggaran tersebut, pemerintah berencana menghadirkan penampilan rutin yang diharapkan mampu menciptakan suasana lebih hidup dan rekreatif, khususnya pada akhir pekan.
Namun, sejumlah pihak menilai bahwa keberadaan hiburan saja belum cukup untuk menjamin peningkatan transaksi di kawasan tersebut.
Salah satu pengunjung, Mahesa Jenar, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah, namun mengingatkan pentingnya keberlanjutan arus pengunjung.
“Kami mengapresiasi perhatian Pemkab. Namun, yang paling dibutuhkan pedagang adalah pengunjung yang ramai dan pembeli yang datang secara konsisten, bukan hanya kerumunan sesaat saat ada musik,” ujarnya.
Mahesa menekankan bahwa promosi yang masif harus menjadi langkah utama yang dilakukan pemerintah daerah. Menurutnya, kegiatan hiburan perlu dibarengi dengan publikasi yang efektif agar masyarakat mengetahui adanya aktivitas baru di kawasan Purnawarman.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya fasilitas penunjang demi kenyamanan pengunjung, seperti ketersediaan lahan parkir, kebersihan, serta kemudahan akses. Faktor-faktor tersebut dinilai lebih menentukan dalam mendorong kunjungan ulang (repeat order).
Para pedagang pun berharap program ini tidak bersifat seremonial semata, melainkan menjadi bagian dari ekosistem ekonomi yang berkelanjutan bagi pelaku UMKM di kawasan kuliner tersebut.
Di sisi lain, Pemkab Purwakarta menyatakan komitmennya untuk terus mengevaluasi efektivitas penggunaan dana stimulan tersebut. Pemerintah juga membuka ruang bagi masukan dari pedagang dan masyarakat demi mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Purwakarta. (JNR)
.





FOLLOW THE INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram