-->

NASIONAL


PENDIDIKAN

Kamis, 17 September 2026

Dukung Ketahanan Pangan, Perum Jasa Tirta II Respon Cepat Mitigasi Distribusi Air Irigasi di Karawang


Foto: dok/net

Karawang - Perum Jasa Tirta II (PJT II) terus melakukan langkah cepat dan terukur dalam memitigasi dampak musim kemarau di wilayah layanan Saluran Induk Tarum Utara Cabang Barat, Kabupaten Karawang. Upaya tersebut dilakukan melalui optimalisasi penyaluran air irigasi, penyesuaian pola gilir-giring, pemeliharaan saluran, serta penguatan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan guna menjaga keberlangsungan kegiatan pertanian dan mendukung ketahanan pangan. 

Direktur Utama Perum Jasa Tirta II Imam Santoso menegaskan PJT II terus berupaya memastikan air yang tersedia dapat dialirkan secara optimal hingga menjangkau petakpetak sawah, terutama di wilayah hilir yang saat ini mengalami keterbatasan pasokan air.  

“Perum Jasa Tirta II terus mengoptimalkan pengaturan distribusi air dengan mempertimbangkan kondisi jaringan, kebutuhan air pertanian, serta kondisi lapangan agar air dapat dimanfaatkan secara efektif dan merata,”ucap  Direktur Utama Perum Jasa Tirta II, Imam Santoso. 

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah penyesuaian jadwal gilir-giring air irigasi melalui koordinasi langsung bersama petani, kelompok tani, tokoh masyarakat, serta perangkat pemerintah setempat di sejumlah titik yaitu ruas B. Tub. 15 – SS. Kertalaya serta B. Tub. 23 dan B. Tub. 24 di Kecamatan Batujaya. 

Di wilayah irigasi Saluran Sekunder (SS) Teluk Ambulu dan SS. Batujaya, jadwal gilir-giring yang sebelumnya dilaksanakan pada pagi hingga siang hari disesuaikan menjadi malam hari. Pintu B. Tub. 23 dan B. Tub. 24 dioperasikan pada pukul 19.00–07.00 WIB, sementara pada pukul 07.00–19.00 WIB penyaluran air dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan wilayah di hilir B. Tub. 24 atau Pakisjaya. 


Penyesuaian tersebut diterapkan pada Desa Segarjaya, Karyabakti dan Baturaden serta terus dipantau dan dievaluasi oleh tim PJT II. Sementara itu, di SS. Kertalaya, pola gilir-giring dilakukan dengan mengatur prioritas alokasi air sesuai periode pelayanan. Pada Senin hingga Jumat, alokasi air difokuskan ke SS. Kertalaya, sedangkan pada Jumat hingga Minggu dialokasikan ke SS. Kertalaya dan wilayah terkait lainnya. Pengaturan tersebut menjadi bagian dari upaya agar air yang tersedia dapat menjangkau areal pertanian secara lebih optimal. 

Tidak hanya melalui pengaturan distribusi, PJT II juga terus mengoptimalkan pemanfaatan alat berat untuk menjaga kapasitas dan kelancaran aliran saluran. Kegiatan di lapangan meliputi pengerukan sedimentasi, pengangkatan sampah dan eceng gondok, serta penanganan hambatan lain yang berpotensi menghambat kontinuitas penyaluran air ke wilayah hilir. 

Percepatan penanganan dengan alat berat ini dilakukan melalui sinergi dengan Dinas PUPR Kabupaten Karawang, Dinas SDA Provinsi Jawa Barat dan BBWS Citarum.  Dalam penanggulangan gangguan penyaluran air seperti eceng gondok dan sampah, PJT II telah melakukan pengangkutan sedimentasi, eceng gondok dan sampah di lokasi bangunan B. Tub. 18 dan B.Tub. 22 untuk menjaga kelancaran penyaluran air ke hilir. 

Dalam melakukan upaya mitigasi tersebut, Direktur Operasi dan Pemeliharaan Anton Mardiyono mengatakan PJT II mengedepankan sinergi lintas pemangku kepentingan dalam mendukung kegiatan penanganan dan pemeliharaan jaringan irigasi. 

“Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam memastikan penanganan dampak musim kemarau tidak hanya dilakukan melalui pengaturan air, tetapi juga melalui peningkatan keandalan saluran serta respons cepat terhadap kendala yang ditemukan di lapangan,” ucap Direktur Operasi dan Pemeliharaan Perum Jasa Tirta II.  

Melalui berbagai langkah tersebut, PJT II berkomitmen untuk terus menjaga kontinuitas penyaluran air irigasi sampai ke wilayah hilir dan mengoptimalkan Sumber Daya Air (SDA) yang tersedia. Upaya ini diharapkan dapat membantu petani mempertahankan keberlangsungan budi daya dan produktivitas lahan pertanian di tengah kondisi musim kemarau. 

Sebagai bagian dari pengelolaan SDA yang adaptif dan kolaboratif, PJT II akan terus melakukan pemantauan, evaluasi pola distribusi, pemeliharaan saluran, serta koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Langkah tersebut menjadi wujud kontribusi PJT II dalam memitigasi dampak kekeringan sekaligus mendukung keberlanjutan sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional. 

Sumber : Bidang Komunikasi Perusahaan Sekretariat Perusahaan Perusahaan Umum (Perum) Jasa Tirta II 

PENGUMUMAN PENTING: TROTOAR LIMA MILIAR SUDAH HADIR, MOHON MOTOR JANGAN BEREBUT



PURWAKARTA — Kabar gembira bagi seluruh pengguna jalan! Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan bangga memamerkan papan proyek megah senilai Rp5,3 Miliar (lengkap dengan koma 98 sen agar terlihat sangat presisi) hanya untuk menata trotoar di Desa Sawah Kulon.

​Proyek berdurasi 120 hari yang didanai dari APBD 2026 ini dikerjakan oleh CV Aniang Berkah Abadi. Berdasarkan estimasi, fasilitas ini akan menjadi lintasan paling mulus dan mewah yang pernah ada—khususnya bagi para pengendara sepeda motor yang sedang terburu-buru menghindari kemacetan.

​Berikut beberapa poin keunggulan proyek trotoar sultan ini.

  • Sirkuit Tambahan Pengendara Motor: Jalur pedestrian siap menjadi lajur darurat favorit para pemotor saat jalan raya mulai padat.

  • Lapak Jualan Premium: Karpet merah bagi para pedagang kaki lima untuk membuka lapak baru tanpa perlu membayar sewa toko.

  • Wahana Halang Rintang (Obstacle Course): Sangat cocok bagi pejalan kaki yang merindukan olahraga ekstrim, lengkap dengan bonus tiang listrik di tengah jalan dan papan reklame yang berdiri anggun menutupi jalan.

  • Tempat Parkir Gratis: Solusi cerdas bagi pemilik kendaraan yang enggan masuk ke area parkir resmi.

​Pemerintah menghimbau warga pejalan kaki asli untuk tetap bersabar dan mengalah jika sewaktu-waktu diklakson oleh sepeda motor yang lewat di atas trotoar baru tersebut. Bagaimanapun juga, anggaran lima miliar rupiah ini dibelanjakan demi kenyamanan bersama—terutama mereka yang beroda dua.

Tingkatkan Kenyamanan Pejalan Kaki, Pemprov Jabar Mulai Proyek Penataan Trotoar Ruas Jalan Purwakarta–Wanayasa




PURWAKARTA — Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan III) resmi memulai proyek penataan trotoar di sepanjang ruas jalan Purwakarta–Wanayasa, khususnya yang melintasi wilayah Desa Sawah Kulon. Langkah ini diambil guna meningkatkan keselamatan, kenyamanan, serta keteraturan infrastruktur pejalan kaki di jalur strategis tersebut.

​Proyek yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2026 ini mencatatkan nilai investasi/kontrak sebesar Rp5.308.504.013,98 (Lima Miliar Tiga Ratus Delapan Juta Lima Ratus Empat Ribu Tiga Belas Koma Sembilan Puluh Delapan Rupiah).

​Adapun pelaksanaan pekerjaan fisik dialokasikan selama 120 (seratus dua puluh) hari kalender dan dipercayakan kepada pihak kontraktor pelaksana, CV Aniang Berkah Abadi, selaku penyedia jasa yang ditunjuk.

Rincian Detail Kegiatan Proyek:

  • Instansi Pelaksana: Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat (UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan Wilayah Pelayanan III)
  • Nomor Kontrak: 446/PUR.08.01/TRO.SK/KTR/PPK/PJ2WP.III
  • Jenis Kegiatan: Paket Pekerjaan Konstruksi
  • Nama Pekerjaan: Penataan Trotoar Ruas Jalan Purwakarta–Wanayasa (Desa Sawah Kulon)
  • Sumber Dana: APBD Provinsi Jawa Barat
  • Nilai Kontrak: Rp 5.308.504.013,98
  • Waktu Pelaksanaan: 120 Hari Kalender
  • Tahun Anggaran: 2026
  • Penyedia Jasa (Kontraktor): CV Aniang Berkah Abadi

​Pembangunan trotoar ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana pendukung keselamatan para pejalan kaki dan warga sekitar Desa Sawah Kulon, tetapi juga mampu mempercantik tata ruang kawasan serta memperlancar aksesibilitas ekonomi dan pariwisata di koridor Purwakarta–Wanayasa.

​Selama masa pengerjaan, pihak penyelenggara dan penyedia jasa memohon maaf atas potensi gangguan lalu lintas minor yang mungkin timbul, serta mengimbau para pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu petunjuk di sekitar lokasi pekerjaan.

Peringatan BGN: Dapur MBG Tanpa SLF Siap 'Diistirahatkan', Keselamatan Bangunan Makanan Lebih Penting Daripada Bau Daging Cincang



Badan Gizi Nasional (BGN) dengan bangga mengumumkan bahwa koki terbaik di Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ternyata bukanlah seorang koki, melainkan seorang auditor perizinan. Dalam upaya memastikan bahwa nasi uduk dan sayur sop dimasak di atas tanah yang sah secara administratif, BGN memperketat aturan: dapur tanpa Sertifikat Laik Fungsi (SLF) dan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) siap-siap "dirumahkan" sementara.

​Kebijakan ini diambil setelah disadari bahwa kuman, bakteri, dan reruntuhan tembok ternyata sangat patuh pada dokumen negara. Dapur yang nekat beroperasi hanya dengan modal kompor mawar, niat tulus, dan doa ibu, tanpa selembar kertas cap basah dari dinas, resmi dikategorikan sebagai ancaman pertahanan nasional tingkat tinggi.

​"Kami tidak ingin anak-anak menyantap makanan yang dimasak di dapur beratap kokoh tapi belum ditandatangani pejabat Pemda. Keracunan Makanan itu berbahaya, tapi memasak di gedung yang dokumennya kurang satu lembar itu jauh lebih tidak higienis secara birokrasi," ujar juru bicara BGN sambil merapikan tumpukan map stopmap warna merah.

​Bagi pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dapet surat suspend, BGN menawarkan solusi yang sangat praktis: silakan alihkan pesanan ribuan porsi makanan ke dapur tetangga yang sudah punya SLF, meskipun dapur tetangga tersebut berjarak 20 kilometer dan makanan berisiko basi di jalan. Yang penting, gedung pengolahannya sudah terbukti 'laik' di atas kertas.

​Pengelola dapur yang merasa tempatnya sudah bersih mengkilap diimbau untuk segera berhenti memotong bawang, dan mulai memotong birokrasi dengan mengantre di kantor dinas setempat. Ingat, kenyang itu nomor dua, yang nomor satu adalah stempel legalitas.

Rabu, 16 September 2026

9 KM Jalan Motor, Kini SDN Babakan Yang Berada di Daerah 3T Dapat Dana Rp1,8 Miliar, `Kepsek Cepi Permana: Alhamdulilah Sekolah kami Dapat Bantuan APBN

 

Infonas.Id |  | Sukabumi,- Kabar gembira untuk dunia pendidikan di pelosok. SD Negeri Babakan, Kecamatan Simpenan resmi menerima Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 senilai Rp1.869.203.984 dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.


Berdasarkan papan informasi di lokasi, dana APBN 2026 ini akan digunakan untuk membangun 3 ruang kelas baru, 1 paket toilet, merehabilitasi 3 ruang kelas, 1 ruang administrasi, dan penataan halaman. Program 150 hari kalender ini dikelola oleh P2SP SDN Babakan.


Kepala SDN Babakan, Cepi Permana, S.Pd menyampaikan rasa haru dan syukurnya. Sekolah yang dipimpinnya berada di daerah 3T.


"Sekolah kami berada di daerah 3T dan saya niatkan bahwa dengan adanya program ini ingin memberikan yang terbaik bagi peserta didik, umumnya warga masyarakat yang ada di sekitar," ujar Cepi.


Ia juga menceritakan kondisi sekolah sebelumnya yang memprihatinkan.

"Karena sudah beberapa kali program pembangunan di sekolah saya sebelum saya menjabat kondisinya sangat menghawatirkan. Kami terima manfaat, namun kenyataan di lapangan kondisi bangunan sangat tidak layak. Dengan alasan habis oleh operasional, karena memang akses ke sekolah kami 9 kilometer hanya bisa dilalui roda 2," jelasnya.


Karena itu, Cepi bertekad mengawal penuh program ini.

"Maka dengan program ini saya bertekad untuk mewujudkan program revit ini agar terlaksana dan terwujud dengan baik. Kami bukan niat mencari keuntungan tapi lebih kepada mewujudkan cita-cita besar memberikan pelayanan melalui infrastruktur yang layak, supaya terwujudnya pembangunan dan pemerataan untuk seluruh siswa," tegasnya penuh semangat.


Ketua P2SP SDN Babakan, Hopirudin  menambahkan pihaknya siap bekerja transparan dan amanah.

"Kami sudah siapkan rambu K3, wajib APD, dan area kerja dipisah. Kami butuh dukungan dan suport dari semua pihak untuk memberikan pengawasan dalam pelaksanaannya," kata Hopirudin.


Dengan revitalisasi hampir 1,8 Miliar ini, SDN Babakan optimis akan menjadi sekolah yang aman, nyaman, dan menjadi pusat pendidikan terbaik di wilayah 3T Kecamatan Simpenan.  ( DEwan red  )

INTERNASIONAL

RELIGI

SPORT

TNI POLRI


WISATA

© Copyright 2021 INFONAS.ID | Bukan Sekedar Berita | All Right Reserved